Peredaran Narkoba Di Lingkungan Polsek Bandar Huluan Kini Marajalela,Putra Alias Bontot Dan Reza Alias Koplak Tak Tersentuh Hukum 

  • Bagikan

Peredaran Narkoba Di Lingkungan Polsek Bandar Huluan Kini Marajalela,Putra Alias Bontot Dan Reza Alias Koplak Tak Tersentuh Hukum

PortalNews_Simalungun

Peredaran narkoba jenis sabu kini mulai meresahkan warga dan menjadi buah bibir masyarakat luas.

Pasalnya sampai hari ini para bandar dan pelaku masih bebas berkeliaran menjalankan aksinya.

Seperti yang disebut salah satu masyarakat yang namanya tidak mau dipublikasikan mengatakan.” Putra alias bontot bang yang tinggal di daerah Nagori Marihat Bandar ,perbatasan antara Nagori Landbouw yang tak asing lagi namanya memiliki jaringan luas seperti didaerah Perdagangan,Landbouw dan Simpang Pelita. Kecamatan Bandar.

Lanjut informan.” Demikian juga salah satu bandar yang bernama Reza alias Koplak,dia menguasai dan bertransaksi di sekitaran kampung 3 dan 4 kecamatan Pematang bandar,informasinya dia tinggal di kampung 2 pelita arah kekampung 3 kecamatan Pematang Bandar.

“Kalau memang perang terhadap narkoba itu serius, mengapa nama-nama yang sudah lama disebut masyarakat justru masih bebas berkeliaran? Jangan sampai masyarakat menilai aparat hanya berani menangkap pengguna kecil, sementara yang diduga bandar besar malah aman,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat menilai peredaran narkoba di Kecamatan Bandar dan Kecamatan Pematang Bandar  bukan lagi rahasia umum. Bahkan warga menduga aktivitas transaksi sabu telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas yang mampu memberikan efek jera. Situasi ini dianggap sangat memprihatinkan karena narkoba bisa merusak generasi muda, menghancurkan rumah tangga, meningkatkan angka kriminalitas.

Publik pun mulai mempertanyakan apakah lemahnya penindakan terjadi karena ketidakmampuan aparat atau justru adanya dugaan pembiaran yang membuat para pelaku merasa aman menjalankan bisnis haram tersebut.

Jika aparat penegak hukum terus lamban bertindak, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum dikhawatirkan akan semakin runtuh. Sebab masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar konferensi pers, slogan perang narkoba, ataupun pencitraan semata.

Saat dikonfirmasi terkait peredaran narkoba kepada Kanit Reskrim Polsek bandar Huluan bapak IPDA Amri Sitanggang lewat pesan singkat WhatsApp miliknya pada hari Jumat tgl.29/05/2026,alhasil tidak ada tanggapan dan bungkam.

Terpisah.” Saat dikonfirmasi kepada Kapolsek Perdagangan IPTU Patar Banjarnahor terkait peredaran narkoba dan menyebutkan nama-nama yang diduga bandar narkoba lewat pesan singkat WhatsApp,beliau membalas dengan tulisan.” Makasih infonya lae., kami telusuri.” Tulis Kapolsek Bandar Huluan.(Tim/Red)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!