Tidak Mengembalikan Dana Bumnag TA.2025,Pangulu Nagori Landbouw Diduga Bohongi DPRD Komisi 1,Warga Mulai Geram…!!

  • Bagikan

Tidak Mengembalikan Dana Bumnag TA.2025,Pangulu Nagori Landbouw Diduga Bohongi DPRD Komisi 1,Warga Mulai Geram…!!

PortalNews_Simalungun

Didepan DPRD Komisi 1 Kab.Simalungun,Pada tgl.30 Januari 2026 berjanji akan Mengembalikan Dana Bumnag TA 2025 pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Digedung DPRD Kab.Simalungun.

Adapun perjanjian tersebut,sesuai surat perjanjian,bahwa Pangulu Nagori bandar bapak Hadir Jailani berjanji akan Mengembalikan  Dana Bumnag senilai Rp.19.000.000,- pada tgl.18/Februari 2026 .

Alhasil sampai kini tgl.20/02/2026 Oknum Pangulu landbouw belum juga Mengembalikan  Dana Bumnag yang dipegang oleh beliau.

Kepada awak media PortalNewsSumut.com warga landbauw Mengatakan.” Diduga pengulu Landbouw di baking kuat oleh pemerintah atau kebal hukum, yg sudah jelas” Penyalahguna wewenang jabatan, ttg anggaran dana Bumnag,,, sesuai laporan pengurus Bumnag ke 5 instansi yaitu, DPRD, Kapolres, kejaksaan, Bupati, dan espektorat,, di bulan Juli lalu, 2025,

Hingga kini belum juga ada penyelesaian,,
Walau sudah ada rapat dan mediasi antara pengurus Bumnag dan penghulu Landbouw,, yg mmg sudah jelas” Pelanggaran penyalahgunaan wewenang, Namun pihak maujana, , Camat, Inspektorat, hingga DPRD komisi 1,hingga kini belom juga memberi saksi,.” Ungkap warga sambil kecewa

Lanjut warga.”Penyalahgunaan wewenang dan selalu melanggar perjanjian” Pengembalian anggaran Bumnag sesuai perhitungan pengurus Bumnag dan inspektorat Rp, 18,950,000,pengurus Bumnag berharap jika begini terus, pihak DPRD juga tidak selesai kan atau memberi saknksi, nagori Landbouw yg hanya 3 huta tak akan bisa maju, jika pemimpin yg di duga juga banyak Anggaran ADD yg tidak wajar nominalnya dan tidak keterbukaan dengan warga penggunaan ADD,

Warga sudah beberapa kali protes ke pengulu untuk segera menyelesaikan permasalahan di Bumnag dan warga juga memintak Apbnag DD ta 2023 dan 2024 dan 2025 yg di duga juga anggaran tidar tersalurkan, Seperti mafia yg di lindungin, atasanya, ungkap pengurus Bumnag,
Juga berharap pengulu di copot dan di usut semua anggaran” Yg selama ini termasuk anggaran insentif 144,jt warga tidak merasakan dampak nya.

Kami sangat kecewa atas kinerja pemerintah dipemkab.simalungun ini,yang mana ..saat Oknum Pangulu landbouw Melakukan kesalahan,sampai saat beli juga ada penyelesaiannya dan seakan tutup mata.” Ungkap warga landbouw kepada awak media pada hari Jumat tgl.20/02/2006 .(Tim/Red)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!