Portalnews_Simalungun
Semenjak mulai beroperasional nya PT.Prima Sauhur Lestari lebih kurang 7 bulan lamanya,yang bergerak dibilang pengolahan sawit,kini mulai disoroti warga dan para penggiat sosial control lainnya.
Yang mana Pabrik Kelapa Sawit milik PT.Prima Sauhur Lestari ini Diduga telah membuang limbah cair dialiran sungai bahbolon.
Menurut salah satu warga sekitar yang kesehariannya adalah memancing kesungai bahbolon untuk memenuhin kehidupan sehari-hari Mengatakan.” Benar sekali bang,PKS milik PT.PSL ini hampir setiap hari membuag limbahnya kealiran sungai yang berwarna keruh dan hitam kecoklatan.
Hal ini sangat mengganggu sanitasi ekosistem di aliran sungai dan kehidupan ikan di aliran sungai ,sehingga kami susah mendapatkan ikan di sekitaran aliran sungai bahbolon ini.
Kami meminta kepada Dinas lingkungan hidup Sumut,Aparat penegak hukum ,DPR-RI,Bupati Simalungun ,untuk menindak tegas kejadian ini dan sudah merugikan kami para pencari ikan di sekitaran aliran sungai bahbolon.”kata salah satu warga yang tidak mau disebut kan namanya.
Saat dikonfirmasi kepada menejer PT.Prima Sauhur Lestari Bapak Frengki Manik Lewat pesan singkat WhatsApp miliknya hari Kamis tgl.15/01/2026 alahasil tidak ada tanggapan dan bahkan Diduga sudah memblokir nomor wartawan.
Demikian saat dikonfirmasi awak media portalnewssumut.com kepada humas PT.Prima Sauhur Lestari Bapak Freddy Sitompul pada hari Kamis tgl.15/01/2026 Terkait limbah milik PT.PSL yang diduga dibuang ke aliran sungai lewat pesan singkat WhatsApp miliknya juga tidak ada tanggapan dan diduga memilih untuk bungkam.
Sampai berita ini ditayang kan,awak media portalnewssumut.com belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak perusahaan PT.Prima Sauhur Lestari,Pihak pemerintah Pemkab.Simalungun,pihak DPRD kab.Simalungun dan Aparat penegak hukum.(Tim/Red)








